Bulukumba,- Dalam kunjungannya ke Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba bersama Pemerintah Kabupaten Bulukumba tidak hanya menyalurkan bantuan secara administratif atau simbolis, tetapi memilih turun langsung ke lokasi terdampak bencana untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara tepat sasaran.
Pada hari pertama kunjungan, rombongan melakukan dua titik penyaluran bantuan di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pascabencana banjir bandang dan longsor.
Kunjungan pertama dilakukan di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo. Pada lokasi ini, disalurkan bantuan dana sebesar Rp75 juta yang diperuntukkan bagi pengadaan fasilitas sanitasi dan air bersih.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan kesehatan dan lingkungan warga terdampak.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, menegaskan bahwa kehadiran langsung di lapangan merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama BAZNAS dalam memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Sanitasi dan air bersih menjadi prioritas utama pascabencana,” ujar Wabup.
Rombongan selanjutnya mengunjungi Jorong Baiang, Nagari Guguak Malalo. Di lokasi ini, disalurkan bantuan dana sebesar Rp25 juta untuk rehabilitasi masjid yang terdampak bencana, agar kembali dapat difungsikan sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial masyarakat.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan masyarakat Bulukumba.
“Kehadiran langsung rombongan dari Bulukumba menjadi penguat semangat bagi masyarakat kami. Bantuan sanitasi dan rehabilitasi masjid ini sangat dibutuhkan dan akan kami kelola secara transparan serta bertanggung jawab,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bulukumba, Yusuf Shandy, menegaskan bahwa seluruh penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dan asesmen bersama BAZNAS Tanah Datar.
“BAZNAS Bulukumba berkomitmen menyalurkan dana umat secara amanah dan tepat sasaran. Turun langsung ke lokasi merupakan bagian dari tanggung jawab moral agar bantuan benar-benar memberi manfaat bagi pemulihan masyarakat pascabencana,” jelasnya.
Melalui kunjungan langsung ke lokasi terdampak, BAZNAS Kabupaten Bulukumba berharap sinergi kemanusiaan lintas daerah ini dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antar masyarakat Indonesia.(*)
Wabup dan BAZNAS Bulukumba Serahkan Langsung Bantuan di Lokasi Bencana Sumatera
Bulukumba,- Dalam kunjungannya ke Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba bersama Pemerintah Kabupaten Bulukumba tidak hanya menyalurkan bantuan secara administratif atau simbolis, tetapi memilih turun langsung ke lokasi terdampak bencana untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara tepat sasaran.
Pada hari pertama kunjungan, rombongan melakukan dua titik penyaluran bantuan di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pascabencana banjir bandang dan longsor.
Kunjungan pertama dilakukan di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo. Pada lokasi ini, disalurkan bantuan dana sebesar Rp75 juta yang diperuntukkan bagi pengadaan fasilitas sanitasi dan air bersih.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan kesehatan dan lingkungan warga terdampak.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, menegaskan bahwa kehadiran langsung di lapangan merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama BAZNAS dalam memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Sanitasi dan air bersih menjadi prioritas utama pascabencana,” ujar Wabup.
Rombongan selanjutnya mengunjungi Jorong Baiang, Nagari Guguak Malalo. Di lokasi ini, disalurkan bantuan dana sebesar Rp25 juta untuk rehabilitasi masjid yang terdampak bencana, agar kembali dapat difungsikan sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial masyarakat.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan masyarakat Bulukumba.
“Kehadiran langsung rombongan dari Bulukumba menjadi penguat semangat bagi masyarakat kami. Bantuan sanitasi dan rehabilitasi masjid ini sangat dibutuhkan dan akan kami kelola secara transparan serta bertanggung jawab,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bulukumba, Yusuf Shandy, menegaskan bahwa seluruh penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dan asesmen bersama BAZNAS Tanah Datar.
“BAZNAS Bulukumba berkomitmen menyalurkan dana umat secara amanah dan tepat sasaran. Turun langsung ke lokasi merupakan bagian dari tanggung jawab moral agar bantuan benar-benar memberi manfaat bagi pemulihan masyarakat pascabencana,” jelasnya.
Melalui kunjungan langsung ke lokasi terdampak, BAZNAS Kabupaten Bulukumba berharap sinergi kemanusiaan lintas daerah ini dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antar masyarakat Indonesia.(*)















