Pinrang HBDperss.com : Jurnalis dari media Buserjatim, Muh. Firman, resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pinrang periode 2026–2031. Langkah ini menjadikannya penantang serius bagi dua nama lama, Soemarlin Poetra yang menyatakan comeback, dan Sukri dari Media Humas Polri, yang juga berada di bursa pencalonan.
Menariknya, Muh. Firman bukanlah sosok lama di kepengurusan IWO. Ia justru dikenal sebagai anggota baru dan muda dalam organisasi tersebut. Namun, hal itu tidak membuatnya gentar untuk menantang dua senior yang sudah lebih dulu dikenal di kancah pers online Pinrang.
Muh. Firman menilai kepemimpinan IWO Pinrang membutuhkan darah segar dan pendekatan baru di tengah pesatnya perkembangan media digital. Menurutnya, organisasi pers online harus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, bukan sekadar mengandalkan pengalaman masa lalu.
“Wartawan online di Pinrang butuh wadah yang benar-benar memperjuangkan profesionalisme, perlindungan hukum, dan kesejahteraan anggotanya. IWO harus menjadi garda terdepan, bukan hanya papan nama,” tegasnya.
Pria yang dikenal aktif dalam peliputan berbagai isu di Sulawesi Selatan ini menawarkan sejumlah program unggulan jika terpilih, antara lain penguatan kapasitas jurnalistik anggota melalui pelatihan rutin, advokasi perlindungan wartawan, serta mendorong anggota IWO memiliki legalitas media yang jelas sesuai regulasi pers yang berlaku.
Muh. Firman juga menyoroti pentingnya independensi organisasi. Ia berkomitmen menjaga IWO Pinrang tetap netral dan tidak menjadi alat kepentingan politik maupun kelompok tertentu.
“IWO harus berdiri di atas prinsip jurnalisme yang benar. Kita kawal pemerintah dengan data dan fakta, bukan jadi corong siapa pun,” ujarnya.
Pencalonannya menghadapi dua rival yang bukan pemain baru. Candra.SH dikenal sebagai sosok senior yang pernah aktif di kepengurusan IWO Pinrang sebelumnya, sementara Sukri memiliki latar belakang kuat sebagai jurnalis di Media Humas Polri. Keduanya menyatakan siap kembali bertarung untuk memimpin organisasi tersebut.
Persaingan tiga kandidat ini diperkirakan akan berlangsung ketat dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat. Kalangan jurnalis di Pinrang menilai momen ini akan menjadi penentu arah IWO Pinrang ke depan — apakah memilih regenerasi atau melanjutkan kepemimpinan lama. Kehadiran Muh. Firman sebagai perwakilan generasi muda semakin memperkuat narasi perubahan di tubuh IWO Pinrang.
Muh. Firman optimis mendapat dukungan luas dari anggota yang menginginkan perubahan. “Saya maju bukan untuk jabatan, tapi untuk membawa IWO Pinrang lebih bermartabat dan diakui secara nasional,” pungkasnya.


















