Widget Cuaca

CUACA HARI INI

Makassar
🌤
🌡 --°C
💨 -- km/j
💧 --%
Live Score Dunia

LIVE SCORE DUNIA

Premier League
Arsenal 2 - 1 Chelsea
72'
La Liga
Barcelona 1 - 0 Sevilla
55'
Serie A
Inter 0 - 0 Milan
31'
Bundesliga
Bayern 3 - 0 Dortmund
HT
Blog

Mahasiswa KKN gelombang 116 Unhas lakukan program limbah rumah tangga dan sisa tumbuhan menjadi pupuk kompas di kelurahan Watang sawitto

0
×

Mahasiswa KKN gelombang 116 Unhas lakukan program limbah rumah tangga dan sisa tumbuhan menjadi pupuk kompas di kelurahan Watang sawitto

Sebarkan artikel ini

Mahasiswa KKN gelombang 116 Unhas lakukan program limbah rumah tangga dan sisa tumbuhan menjadi pupuk kompas di kelurahan Watang sawitto

Pinrang HBDperss.com : Sebagai wujud atau bentuk pelaksanaan dari program kerja individu Mappasituru yang telah digagas oleh Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Andi Agil Ichwan Darman pada saat seminar Program Kerja kemarin, maka hari ini dilaksanakan kegiatan pelatihan pengolahan limbah rumah tangga dan sisa tumbuhan menjadi pupuk kompos, bertempat di aula kantor lurah sawitto, Kamis (23/07/2026).

Menurut Kepala Kelurahan Sawitto Kecamatan Watang Sawitto Muhammad Sukri, S.Ap, Program kerja individu dari salah satu mahasiswa KKN Unhas ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, olehnya itu perlu dukungan semua pihak agar kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat ini saja tetapi harus berkelanjutan agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.

“Program pengolahan limbah rumah tangga dan sisa tumbuhan menjadi pupuk kompos ini bisa dikatakan program unggulan yang telah ditawarkan oleh anak kita dari KKN Unhas karna ini bisa menjadi solusi dari masalah utama yang kita hadapi saat ini yaitu sampah, selain dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, program ini juga dapat menjadi pundi-pundi rupiah bagi masyarakat.” kata Muhammad Sukri.

Sementara itu, pemilik dari Program Kerja Mappasituru Andi Agil Ichwan Darman, Mahasiswa KKN Unhas Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 dari Fakultas Pertanian jurusan Agribisnis ini berharap agar kegiatan ini mampu mendorong masyarakat yang ada di kelurahan sawitto untuk mampu mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan.

“Dengan kegiatan pelatihan pengolahan sampah menjadi pupuk kompos dilaksanakan sekarang, saya berharap ini mampu mendorong seluruh masyarakat yang ada dikelurahan Sawitto agar mampu memanfaatkan beberapa jenis limbah rumah tangga dan sisa tumbuhan untuk memberikan nutrisi bagi tanaman dan menjadi salah satu tambahan penghasilan.” harap Andi Agil.

Adapun cara pengolahan sampah dan sisa tumbuhan menjadi pupuk kompos atau pupuk organik yaitu mengumpulkan sampah kemudian dicacah kecil, masukkan ke dalam wadah yang dipelatihan ini menggunakan ember sebagai tempat, kemudian masukkan sampah yang sudah dicacah kemudian campurkan 5 sendok makan EM4, 5 sendok molase atau gula merah dan 10 liter air dan tutup rapat ember sehingga lembab kemudian tunggu 4 sampai 6 minggu sampai kompos siap digunakan.

Program yang juga dihadiri oleh Kepala Lingkungan Garessi Muzakkir Ali ini juga disambut baik dan atusias oleh warga kelurahan sawitto, hal ini sesuai dengan yang dikatakan oleh salah satu peserta pelatihan pengolahan limbah rumah tangga dan sisa tumbuhan Ibu Damawani saat ditemui setelah kegiatan pelatihan ini berakhir.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, saya baru menyadari bahwa sampah yang selama ini berada di sekitar kami ternyata bisa dimanfaatkan dan dapat dijadikan sebagai salah satu penghasilan tambahan bagi rumah tangga kami.” kata Darmawani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *