Widget Cuaca

CUACA HARI INI

Makassar
🌤
🌡 --°C
💨 -- km/j
💧 --%
Live Score Dunia

LIVE SCORE DUNIA

Premier League
Arsenal 2 - 1 Chelsea
72'
La Liga
Barcelona 1 - 0 Sevilla
55'
Serie A
Inter 0 - 0 Milan
31'
Bundesliga
Bayern 3 - 0 Dortmund
HT
Blog

Antisipasi dampak kekeringan dinas SDABK dan dinas TPH gelar rapat koordinasi di aula dinas TPH

6
×

Antisipasi dampak kekeringan dinas SDABK dan dinas TPH gelar rapat koordinasi di aula dinas TPH

Sebarkan artikel ini

Pinrang HBDperss.com :  Menghadapi musim kemarau yang mulai berdampak pada sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memperkuat langkah-langkah antisipatif guna meminimalisir dampak kekeringan terhadap lahan pertanian masyarakat.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus melindungi kesejahteraan para petani.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Penanganan Kekeringan yang digelar di Aula Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Senin (13/7), dengan melibatkan seluruh pihak yang memiliki peran strategis dalam penanganan kekeringan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, A. Sinapati Rudy, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh sumber daya yang dimiliki harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menghadapi potensi kekeringan yang mulai dirasakan oleh para petani di sejumlah wilayah.

Menurutnya, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini agar dampak musim kemarau tidak semakin meluas dan menyebabkan penurunan produksi pertanian yang pada akhirnya akan memengaruhi pendapatan masyarakat.

“Kita harus bergerak bersama. Seluruh pihak terkait harus memperkuat koordinasi, memanfaatkan seluruh potensi yang ada, serta mengambil langkah-langkah cepat agar para petani tidak mengalami kerugian akibat kekeringan,” ungkap Sinapati Rudy.

Dirinya juga menekankan bahwa keberhasilan penanganan kekeringan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh unsur yang terlibat, mulai dari penyuluh pertanian, petugas pengairan, hingga pengendali organisme pengganggu tanaman.

Melalui koordinasi yang baik, diharapkan distribusi air irigasi dapat dilakukan secara lebih efektif, pemanfaatan sumber air dapat dioptimalkan, serta langkah-langkah teknis lainnya dapat segera diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

Dengan demikian, produktivitas pertanian tetap dapat dipertahankan, risiko gagal panen dapat ditekan, dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para petani yang menggantungkan penghidupannya dari sektor pertanian.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri para Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Kepala UPT Sumber Daya Air, Kepala Unit Pelaksana Operasi (UPO), serta Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Pinrang yang bersama-sama menyusun langkah strategis menghadapi musim kemarau tahun ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *