Bone – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan menciptakan iklim investasi yang kondusif kembali ditunjukkan melalui pertemuan silaturahmi antara Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., dengan H. Heryanto Baharuddin, S.H., perwakilan Yayasan Bantuan Hukum Hasanuddin Indonesia (YBH2I) yang juga merupakan pelaku usaha penyedia jasa alat berat dari kawasan industri Kota Makassar.
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Makan Ta Sugi, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, pada Selasa (21/7/2026), membahas peluang kerja sama dalam penyediaan berbagai jenis alat berat, seperti crane, forklift, excavator, armada trucking, serta peralatan pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang pembangunan infrastruktur, kawasan industri, sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, hingga proyek-proyek strategis daerah.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak sepakat bahwa percepatan pembangunan daerah memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, didukung investasi yang sehat serta sistem logistik yang efisien.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone terus membuka ruang bagi investor dan pelaku usaha yang memiliki komitmen membangun daerah secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kabupaten Bone memiliki potensi besar di berbagai sektor. Pemerintah daerah akan terus mendorong hadirnya investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Bone.
Sementara itu, H. Heryanto Baharuddin, S.H., menyampaikan bahwa kebutuhan alat berat di Kabupaten Bone diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya proyek pembangunan pemerintah maupun investasi swasta.
Menurutnya, ketersediaan armada alat berat yang modern, didukung pelayanan profesional dan sistem operasional yang efektif, akan memberikan nilai tambah dalam mempercepat penyelesaian proyek sekaligus meningkatkan efisiensi pelaksanaannya.
Ia juga menegaskan bahwa YBH2I siap berperan sebagai mitra strategis dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha dan investor, sehingga setiap bentuk kerja sama dapat berjalan sesuai ketentuan hukum, mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pembahasan dalam silaturahmi tersebut turut menyoroti pentingnya membangun ekosistem investasi yang sehat melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga hukum, dan masyarakat. Kehadiran penyedia jasa alat berat yang andal dinilai akan menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan jalan, kawasan industri, pelabuhan, jaringan irigasi, pertanian modern, hingga berbagai proyek strategis lainnya di Kabupaten Bone.
Selain mempercepat pembangunan fisik, investasi di sektor jasa alat berat juga diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, menggerakkan sektor usaha lokal, serta memperkuat posisi Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah tujuan investasi di Sulawesi Selatan.
Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Dengan semangat “Bone Maju, Berdaya Saing, dan Ramah Investasi,” sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan YBH2I diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai kerja sama strategis yang mampu mempercepat pembangunan, memperkuat perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bone.


















