MAKASSAR, Hbdpress.com — Agenda penting tengah berlangsung di lingkungan Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar. Rabu, 5 November 2025, menjadi hari pelaksanaan Roadmap Pendaftaran Calon Rektor yang diikuti oleh Bapak Dr. Patawari, S.H., M.H., sebagai salah satu bakal calon rektor periode 2025–2029.
Berdasarkan jadwal kegiatan yang beredar, titik kumpul peserta dimulai di Café Kaka Bos pada pukul 08.30 WITA, kemudian rombongan bergerak menuju Fakultas Hukum UIT pukul 09.30 WITA, dan berlanjut ke Kampus 4 UIT lantai 2 pada pukul 09.50 WITA untuk melakukan proses pendaftaran resmi.

Roadmap kegiatan ini disusun untuk memastikan seluruh tahapan pendaftaran berjalan tertib, terarah, dan sesuai dengan agenda resmi Penjaringan Bakal Calon Rektor Universitas Indonesia Timur Periode 2025–2029. Dresscode yang digunakan adalah kemeja putih, sebagai simbol kesederhanaan dan kebersamaan seluruh civitas akademika dalam mendukung proses demokrasi kampus.
Sementara itu, sesuai pengumuman resmi Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek UIT), tahapan pemilihan rektor berlangsung sebagai berikut:
- 28 Oktober – 1 November 2025: Sosialisasi
- 1 – 8 November 2025: Pendaftaran dan Verifikasi Dokumen
- 10 November 2025: Pemilihan Rektor oleh Senat Universitas
- 12 – 15 November 2025: Penyerahan hasil pemilihan kepada Yayasan Indonesia Timur (YIT).
Sekretariat panitia Pilrek UIT beralamat di Gedung Kampus 4 UIT, Lantai 2, Kantor KOMDIS UIT, Jl. Rappocini Raya No.171, Makassar, Sulawesi Selatan.
Panitia pelaksana diketuai oleh Dr. H. Asba Hamid, S.H., M.H., didampingi oleh Dr. A.M. Azhar Aljurida, S.IP., M.Adm.KP, Apt. Muh. Khaerul Nur, S.Farm., M.Kes, dan Irwansyah, S.Sos., M.Si.
Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju pemilihan pemimpin baru di Universitas Indonesia Timur yang diharapkan mampu membawa kemajuan, integritas, dan visi akademik yang berdaya saing untuk periode lima tahun mendatang.
Dalam keterangannya, Dr. Patawari, S.H., M.H., menyampaikan optimisme dan kesiapan dirinya menghadapi proses tersebut.
“Tabe, Insya Allah besok saya mendaftar, dikawal sekitar 50-an mahasiswa, dosen, serta staf,” ujarnya dengan penuh semangat.



















