Bulukumba,- Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mengoptimalkan pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik sebagai upaya mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat, termasuk para pekerja dan pelaku usaha.
Melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker), Pemkab Bulukumba menghadirkan inovasi pelayanan jemput bola dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah perusahaan di Kecamatan Gantarang pada hari pertama Jambore Pelayanan Publik, Rabu, 21 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 21ā22 Oktober 2026, tersebut dipusatkan di Lapangan H. Andi Abd Jabbar, Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang.
Dalam kegiatan tersebut, Bidang Tenaga Kerja Diskop UKM Naker menyasar dua perusahaan, yakni PT Tirta Kencana Tata Warna, distributor produk cat merek Avian, dan PT Kawipusaka Raharja, serta distributor produk fast-moving consumer goods (FMCG).
Kunjungan ini bertujuan memberikan pembinaan ketenagakerjaan secara langsung kepada perusahaan, sekaligus memastikan para pelaku usaha memahami berbagai aspek penting dalam pelaksanaan hubungan kerja dan pemenuhan hak-hak pekerja.
Materi pembinaan meliputi hubungan kerja, syarat-syarat kerja, pengaturan waktu kerja dan waktu istirahat, sistem pengupahan, penyediaan fasilitas kesejahteraan pekerja, hingga mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bidang Tenaga Kerja, A. Mini Pangki, didampingi Mediator Hubungan Industrial, Gafur, serta staf pelaksana Fajri dan Wahyu.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, A. Mini Pangki, menjelaskan bahwa kunjungan langsung ke perusahaan merupakan salah satu upaya mengoptimalkan manfaat dari Jambore Pelayanan Publik yang digagas Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Wakil Bupati Andi Edy Manaf.
Menurutnya, pelayanan jemput bola ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Kepala Dinas agar perangkat daerah memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan jambore, termasuk melalui layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
āMelalui kunjungan langsung ini, kami ingin memastikan pembinaan ketenagakerjaan tetap menjangkau perusahaan dan para pekerja. Kami berupaya memanfaatkan momentum Jambore Pelayanan Publik agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,ā jelas A. Mini Pangki.
Ia mengatakan, pekerja yang terikat dengan jadwal kerja perusahaan sering kali memiliki keterbatasan waktu untuk mendatangi stan pelayanan perangkat daerah di lokasi jambore. Karena itu, pendekatan langsung ke perusahaan menjadi alternatif untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah dijangkau.
āDengan turun langsung ke perusahaan, kami dapat memberikan pembinaan di lokasi sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada kehadiran pekerja atau pihak perusahaan di stan pelayanan. Ini merupakan bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan yang lebih adaptif dan efisien,ā tambahnya.
Layani Pencari Kerja dan Calon Pekerja Migran Indonesia
Selain melakukan pembinaan ketenagakerjaan di perusahaan, Bidang Tenaga Kerja Diskop UKM Naker juga membuka layanan administrasi di stan Jambore Pelayanan Publik, Lapangan Desa Bontomacinna.
Layanan tersebut antara lain fasilitasi penerbitan Kartu Tanda Pencari Kerja atau AK-1, yang dikenal sebagai Kartu Kuning, serta surat rekomendasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
Kehadiran layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Gantarang, untuk mengakses kebutuhan administrasi ketenagakerjaan tanpa harus datang langsung ke kantor dinas.
Manfaat tersebut turut dirasakan oleh Ilyas, perwakilan perusahaan penyedia jasa penempatan pekerja migran Indonesia. Ia mengapresiasi kehadiran layanan ketenagakerjaan dalam kegiatan jambore karena memudahkan proses pelayanan bagi calon pekerja migran yang berasal dari wilayah setempat.
āKami sangat senang dan berterima kasih dengan adanya Jambore Pelayanan Publik ini. Beberapa calon pekerja migran yang terdaftar di perusahaan kami merupakan warga Kecamatan Gantarang. Dengan hadirnya layanan ini di tingkat kecamatan, kami tidak perlu lagi membawa calon pekerja migran ke kantor dinas untuk proses wawancara dan asesmen,ā ungkap Ilyas.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Diskop UKM Naker Bulukumba berkomitmen terus mendukung Jambore Pelayanan Publik dengan menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, pekerja, dan dunia usaha.
Upaya ini sejalan dengan tujuan Jambore Pelayanan Publik, yakni mendekatkan berbagai layanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan dan sinergi antara pemerintah dengan pelaku usaha di Kabupaten Bulukumba.(*)
Optimalkan Jambore Pelayanan Publik, Diskop UKM Naker Bulukumba Jemput Bola Layani dan Bina Perusahaan
Bulukumba,- Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mengoptimalkan pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik sebagai upaya mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat, termasuk para pekerja dan pelaku usaha.
Melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker), Pemkab Bulukumba menghadirkan inovasi pelayanan jemput bola dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah perusahaan di Kecamatan Gantarang pada hari pertama Jambore Pelayanan Publik, Rabu, 21 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 21ā22 Oktober 2026, tersebut dipusatkan di Lapangan H. Andi Abd Jabbar, Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang.
Dalam kegiatan tersebut, Bidang Tenaga Kerja Diskop UKM Naker menyasar dua perusahaan, yakni PT Tirta Kencana Tata Warna, distributor produk cat merek Avian, dan PT Kawipusaka Raharja, serta distributor produk fast-moving consumer goods (FMCG).
Kunjungan ini bertujuan memberikan pembinaan ketenagakerjaan secara langsung kepada perusahaan, sekaligus memastikan para pelaku usaha memahami berbagai aspek penting dalam pelaksanaan hubungan kerja dan pemenuhan hak-hak pekerja.
Materi pembinaan meliputi hubungan kerja, syarat-syarat kerja, pengaturan waktu kerja dan waktu istirahat, sistem pengupahan, penyediaan fasilitas kesejahteraan pekerja, hingga mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bidang Tenaga Kerja, A. Mini Pangki, didampingi Mediator Hubungan Industrial, Gafur, serta staf pelaksana Fajri dan Wahyu.
Kepala Bidang Tenaga Kerja, A. Mini Pangki, menjelaskan bahwa kunjungan langsung ke perusahaan merupakan salah satu upaya mengoptimalkan manfaat dari Jambore Pelayanan Publik yang digagas Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf bersama Wakil Bupati Andi Edy Manaf.
Menurutnya, pelayanan jemput bola ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Kepala Dinas agar perangkat daerah memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan jambore, termasuk melalui layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
āMelalui kunjungan langsung ini, kami ingin memastikan pembinaan ketenagakerjaan tetap menjangkau perusahaan dan para pekerja. Kami berupaya memanfaatkan momentum Jambore Pelayanan Publik agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,ā jelas A. Mini Pangki.
Ia mengatakan, pekerja yang terikat dengan jadwal kerja perusahaan sering kali memiliki keterbatasan waktu untuk mendatangi stan pelayanan perangkat daerah di lokasi jambore. Karena itu, pendekatan langsung ke perusahaan menjadi alternatif untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah dijangkau.
āDengan turun langsung ke perusahaan, kami dapat memberikan pembinaan di lokasi sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada kehadiran pekerja atau pihak perusahaan di stan pelayanan. Ini merupakan bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan yang lebih adaptif dan efisien,ā tambahnya.
Layani Pencari Kerja dan Calon Pekerja Migran Indonesia
Selain melakukan pembinaan ketenagakerjaan di perusahaan, Bidang Tenaga Kerja Diskop UKM Naker juga membuka layanan administrasi di stan Jambore Pelayanan Publik, Lapangan Desa Bontomacinna.
Layanan tersebut antara lain fasilitasi penerbitan Kartu Tanda Pencari Kerja atau AK-1, yang dikenal sebagai Kartu Kuning, serta surat rekomendasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
Kehadiran layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Gantarang, untuk mengakses kebutuhan administrasi ketenagakerjaan tanpa harus datang langsung ke kantor dinas.
Manfaat tersebut turut dirasakan oleh Ilyas, perwakilan perusahaan penyedia jasa penempatan pekerja migran Indonesia. Ia mengapresiasi kehadiran layanan ketenagakerjaan dalam kegiatan jambore karena memudahkan proses pelayanan bagi calon pekerja migran yang berasal dari wilayah setempat.
āKami sangat senang dan berterima kasih dengan adanya Jambore Pelayanan Publik ini. Beberapa calon pekerja migran yang terdaftar di perusahaan kami merupakan warga Kecamatan Gantarang. Dengan hadirnya layanan ini di tingkat kecamatan, kami tidak perlu lagi membawa calon pekerja migran ke kantor dinas untuk proses wawancara dan asesmen,ā ungkap Ilyas.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Diskop UKM Naker Bulukumba berkomitmen terus mendukung Jambore Pelayanan Publik dengan menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, pekerja, dan dunia usaha.
Upaya ini sejalan dengan tujuan Jambore Pelayanan Publik, yakni mendekatkan berbagai layanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan dan sinergi antara pemerintah dengan pelaku usaha di Kabupaten Bulukumba.(*)


















