NASIONALMAKASSARPERISTIWASULAWESI SELATANVIRAL

Multazan Haseng Dukung Peresmian Pabrik AMP PT Tuju Wali-wali oleh Wali Kota Makassar

21
×

Multazan Haseng Dukung Peresmian Pabrik AMP PT Tuju Wali-wali oleh Wali Kota Makassar

Sebarkan artikel ini

Makassar, 10 Januari 2026 — Ketua KIMA-SC, Multazan Haseng, menyatakan dukungan penuh atas peresmian Pabrik Asphalt Mixing Plant (AMP) PT Tuju Wali-wali yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), Kamis (08/01/2026).

Acara peresmian tersebut turut dihadiri langsung oleh CEO Aksa Mahmud, yang menjadi simbol kuat komitmen dunia usaha dalam mendukung pengembangan industri strategis di Kota Makassar, khususnya di kawasan industri.

Menurut Multazan, kehadiran pabrik AMP dengan kapasitas produksi mencapai 80 ton aspal panas per jam merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta memperkuat ekosistem industri yang telah lama berkembang di Wilayah Industri Makassar.

Ia menegaskan bahwa aspek lingkungan hidup, khususnya penanganan limbah B3, menjadi perhatian serius. KIMA-SC, kata Multazan, telah memiliki binaan dari APB2 (Asosiasi Pengumpul Barang Bekas) yang saat ini telah mendirikan perusahaan resmi dan beroperasi sesuai dengan peraturan pemerintah, terutama regulasi yang berkaitan dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Untuk penanganan limbah B3, kami sudah memiliki mitra binaan dari APB2 yang kini telah berbadan hukum dan menjalankan usahanya sesuai ketentuan pemerintah. Ini bagian dari komitmen kami agar aktivitas industri tetap ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Multazan Haseng.

Lebih lanjut, ia berharap ke depan PT Tuju Wali-wali dapat bersinergi dengan para pelaku industri yang selama ini telah berkegiatan di Kawasan Industri Makassar, serta dapat berjalan beriringan bersama Forum Peduli Masyarakat Industri (FPMI) dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat lokal setempat.

Peresmian pabrik AMP PT Tuju Wali-wali ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan industri yang tertib, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *