BULUKUMBA, 19 Juni 2026 – Kedekatan Polri dengan masyarakat kembali ditunjukkan lewat program “Jumat Curhat”. Kapolsek Kindang Iptu Henra Yunus, S.H. bersama jajaran turun langsung ke tengah warga Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Jumat pagi.
Kegiatan ini bukan seremonial. Meja dan kursi disusun melingkar. Tidak ada podium, tidak ada jarak. Warga duduk semeja dengan Kapolsek untuk menyampaikan langsung apa yang mereka rasakan.
Dengar, Catat, Tindak Lanjuti
Berbagai curhatan mengalir. Mulai dari masalah kamtibmas, keamanan lingkungan malam hari, hingga keluhan pelayanan publik. Semua ditampung tanpa disaring.
“Konsepnya sederhana. Kami datang untuk mendengar, bukan untuk ceramah. Setiap masukan warga kami catat. Nanti jadi bahan evaluasi kinerja Polsek Kindang dan akan kami tindak lanjuti. Ini bentuk Polri yang hadir dan peduli,” tegas Iptu Henra Yunus, S.H. saat membuka dialog.
Ia menegaskan, “Jumat Curhat” adalah jembatan. Tujuannya memotong birokrasi agar suara warga sampai langsung ke meja pimpinan. Masalah kecil diselesaikan di tempat, masalah besar segera dikoordinasikan ke satuan terkait.
Imbauan Cuaca: Waspada Potensi Bencana
Selain mendengar, Kapolsek juga menyampaikan informasi penting. Mengingat kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Kindang belakangan ini tidak menentu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan.
“Kami minta warga Kindang lebih hati-hati. Hujan deras, angin kencang, sampai banjir bisa terjadi sewaktu-waktu. Tolong bersihkan saluran air, jangan buang sampah sembarangan, dan segera hubungi Polsek atau BPBD kalau ada tanda-tanda bahaya,” imbaunya.
Restorative Justice di Level Desa
Iptu Henra menambahkan, lewat dialog langsung seperti ini, banyak konflik warga yang bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Inilah semangat restorative justice – menyelesaikan masalah tanpa harus merusak hubungan antarwarga.
“Lebih baik duduk bareng, ngobrol baik-baik, daripada ribut di medsos. Yang rugi kita semua,” tutupnya.
Kapolsek Kindang Iptu Henra Yunus, S.H. Gelar “Jumat Curhat”, Serap Aspirasi Warga Sambil Imbau Waspada Cuaca
BULUKUMBA, 19 Juni 2026 – Kedekatan Polri dengan masyarakat kembali ditunjukkan lewat program “Jumat Curhat”. Kapolsek Kindang Iptu Henra Yunus, S.H. bersama jajaran turun langsung ke tengah warga Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Jumat pagi.
Kegiatan ini bukan seremonial. Meja dan kursi disusun melingkar. Tidak ada podium, tidak ada jarak. Warga duduk semeja dengan Kapolsek untuk menyampaikan langsung apa yang mereka rasakan.
Dengar, Catat, Tindak Lanjuti
Berbagai curhatan mengalir. Mulai dari masalah kamtibmas, keamanan lingkungan malam hari, hingga keluhan pelayanan publik. Semua ditampung tanpa disaring.
“Konsepnya sederhana. Kami datang untuk mendengar, bukan untuk ceramah. Setiap masukan warga kami catat. Nanti jadi bahan evaluasi kinerja Polsek Kindang dan akan kami tindak lanjuti. Ini bentuk Polri yang hadir dan peduli,” tegas Iptu Henra Yunus, S.H. saat membuka dialog.
Ia menegaskan, “Jumat Curhat” adalah jembatan. Tujuannya memotong birokrasi agar suara warga sampai langsung ke meja pimpinan. Masalah kecil diselesaikan di tempat, masalah besar segera dikoordinasikan ke satuan terkait.
Imbauan Cuaca: Waspada Potensi Bencana
Selain mendengar, Kapolsek juga menyampaikan informasi penting. Mengingat kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Kindang belakangan ini tidak menentu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan.
“Kami minta warga Kindang lebih hati-hati. Hujan deras, angin kencang, sampai banjir bisa terjadi sewaktu-waktu. Tolong bersihkan saluran air, jangan buang sampah sembarangan, dan segera hubungi Polsek atau BPBD kalau ada tanda-tanda bahaya,” imbaunya.
Restorative Justice di Level Desa
Iptu Henra menambahkan, lewat dialog langsung seperti ini, banyak konflik warga yang bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Inilah semangat restorative justice – menyelesaikan masalah tanpa harus merusak hubungan antarwarga.
“Lebih baik duduk bareng, ngobrol baik-baik, daripada ribut di medsos. Yang rugi kita semua,” tutupnya.












