Widget Cuaca

CUACA HARI INI

Makassar
🌤
🌡 --°C
💨 -- km/j
💧 --%
Live Score Dunia

LIVE SCORE DUNIA

Premier League
Arsenal 2 - 1 Chelsea
72'
La Liga
Barcelona 1 - 0 Sevilla
55'
Serie A
Inter 0 - 0 Milan
31'
Bundesliga
Bayern 3 - 0 Dortmund
HT
SIDENRENG RAPPANG

Babinsa Kelurahan Sidenreng Pantau LTT dan Pendampingan Pengolahan Lahan di Poktan Elo Puang

6
×

Babinsa Kelurahan Sidenreng Pantau LTT dan Pendampingan Pengolahan Lahan di Poktan Elo Puang

Sebarkan artikel ini

Hbdpress.com, Sidrap – Serka Usman, Babinsa Kelurahan Sidenreng, melaksanakan kegiatan pemantauan Luas Tambah Tanam (LTT) serta pendampingan proses pengolahan lahan pertanian. Kegiatan ini berlangsung di lokasi Kelompok Tani (Poktan) Elo Puang, Lingkungan 2, Kelurahan Sidenreng, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, pada Sabtu (25/04/2026).

Monitoring ini dilakukan dalam rangka menyambut Musim Tanam II (MT II) yang dijadwalkan berlangsung pada periode Mei hingga Agustus 2026. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program swasembada pangan dan memastikan target tanam tercapai sesuai jadwal.

Salah satu lahan yang menjadi fokus pendampingan saat ini dimiliki oleh Bapak Wa Anda, seorang petani berusia 65 tahun. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan arahan teknis mengenai teknik pengolahan tanah yang baik agar siap ditanami dan dapat menghasilkan panen yang maksimal nantinya.

“Kami terus melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala agar target Luas Tambah Tanam di wilayah binaan dapat terpenuhi. Selain itu, kami juga membantu memastikan proses pengolahan lahan berjalan lancar demi mendukung kesejahteraan para petani,” ujar Serma Usman.

Sementara itu, Wa Anda selaku pemilik lahan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Babinsa. Kehadiran aparat di tengah petani dinilai sangat membantu, terutama dalam memberikan semangat dan solusi jika terdapat kendala di lapangan.

Diharapkan dengan adanya pemantauan dan pendampingan yang intensif ini, target produksi padi pada MT II tahun 2026 dapat tercapai dengan baik dan memberikan hasil yang memuaskan bagi para petani setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *