Pinrang HBDperss.com : Komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah musim kemarau terus ditunjukkan melalui optimalisasi program Irigasi Perpompaan (Irpom).
Program ini diharapkan menjadi solusi bagi para petani untuk mempertahankan ketersediaan air sehingga aktivitas bercocok tanam tetap berjalan dan hasil panen dapat terjaga.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos saat meninjau langsung pemanfaatan program Irigasi Perpompaan di Kecamatan Tiroang, Selasa (4/8).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Irwan memastikan seluruh sarana perpompaan yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat tani.
Beberapa pompa yang memanfaatkan sumber air dari sumur bor maupun jaringan irigasi yang telah tersedia terlihat telah difungsikan untuk mengairi areal persawahan warga.
Menurut Bupati Irwan, keberadaan Irpom menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menjawab tantangan kekeringan yang setiap tahun berpotensi mengganggu sektor pertanian.
Dirinya berharap, dengan tersedianya pasokan air yang memadai, lahan-lahan pertanian tetap dapat diolah sehingga risiko gagal panen akibat kekurangan air dapat ditekan seminimal mungkin.
“Yang paling penting adalah manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani. Ketika kebutuhan air terpenuhi, produktivitas dapat dipertahankan, biaya yang timbul akibat kekeringan dapat ditekan, dan pada akhirnya pendapatan petani juga akan lebih terjaga,” ungkap Bupati Irwan.
Lebih lanjut, Bupati Irwan menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Kabupaten Pinrang.
Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Pinrang akan terus menghadirkan berbagai program yang mendukung keberlangsungan produksi pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain memastikan program berjalan maksimal, Bupati Irwan juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan di kalangan petani.
Menurutnya, kebutuhan air harus dikelola secara bijaksana melalui komunikasi dan musyawarah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun gesekan di tengah masyarakat.
“Silaturahmi dan kebersamaan harus tetap dijaga. Air adalah kebutuhan bersama sehingga pemanfaatannya juga harus dilakukan secara adil dengan mengedepankan semangat saling menghargai dan bergotong royong,” pesannya.
Dalam peninjauan ini, Bupati Pinrang didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura A. Sinapati Rudy serta Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Bachrum Syah, yang turut memastikan seluruh fasilitas pendukung irigasi dapat berfungsi dengan baik demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat petani.(*)


















