Bulukumba,- Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, BAZNAS Kabupaten Bulukumba, dan DPC Wahdah Islamiyah Kecamatan Ujung Bulu menggelar aksi donor darah di Tribun Lapangan Pemuda Bulukumba, Rabu 17 Juni 2026.
Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini merupakan sinergi berbagai pihak dalam mendukung ketersediaan stok darah serta meningkatkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat.
Ratusan pendonor turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Para pendonor berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum di Kabupaten Bulukumba.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf yang juga Ketua PMI Kabupaten Bulukumba, menyampaikan apresiasi dan penghargaan panitia pelaksana beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Setiap tetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan hidup bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit, baik karena kecelakaan, menjalani operasi, maupun kondisi kesehatan lainnya. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Bulukumba untuk menjadikan donor darah sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga secara khusus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bulukumba untuk menjadi pelopor dan teladan dalam gerakan donor darah.
“ASN tidak hanya dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tetapi juga harus menjadi contoh dalam aksi-aksi kemanusiaan,”ungkapnya.
Melalui momentum ini, ia mengajak seluruh ASN untuk menunjukkan kepedulian dengan mendonorkan darah secara sukarela. Jika setiap ASN memiliki kesadaran untuk mendonor secara rutin, maka kebutuhan darah di Kabupaten Bulukumba akan lebih mudah terpenuhi.
Lebih lanjut, Andi Utta sapaan akrabnya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendonor darah sukarela yang selama ini konsisten berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
Sementara itu, salah seorang pendonor, Andi Ashadi, menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Bulukumba, Pemerintah Daerah, dan BAZNAS Bulukumba yang terus mendorong pelaksanaan kegiatan donor darah secara rutin.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan.
Melalui kolaborasi PMI Kabupaten Bulukumba bersama Pemerintah Daerah, BAZNAS Kabupaten Bulukumba, dan DPC Wahdah Islamiyah Ujung Bulu, kegiatan donor darah ini berhasil menghimpun sebanyak 115 kantong darah. Adapun peserta yang gagal atau tidak memenuhi persyaratan melakukan donor sebanyak 65 orang.
PMI Kabupaten Bulukumba berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semakin banyaknya pendonor darah sukarela, kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan di berbagai fasilitas kesehatan dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus memperkuat gerakan kemanusiaan di Kabupaten Bulukumba.(*)
Peringati Hari Donor Darah Sedunia, PMI Bulukumba Himpun 115 Kantong Darah
Bulukumba,- Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, BAZNAS Kabupaten Bulukumba, dan DPC Wahdah Islamiyah Kecamatan Ujung Bulu menggelar aksi donor darah di Tribun Lapangan Pemuda Bulukumba, Rabu 17 Juni 2026.
Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini merupakan sinergi berbagai pihak dalam mendukung ketersediaan stok darah serta meningkatkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat.
Ratusan pendonor turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Para pendonor berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum di Kabupaten Bulukumba.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf yang juga Ketua PMI Kabupaten Bulukumba, menyampaikan apresiasi dan penghargaan panitia pelaksana beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Setiap tetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan hidup bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit, baik karena kecelakaan, menjalani operasi, maupun kondisi kesehatan lainnya. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Bulukumba untuk menjadikan donor darah sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga secara khusus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bulukumba untuk menjadi pelopor dan teladan dalam gerakan donor darah.
“ASN tidak hanya dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tetapi juga harus menjadi contoh dalam aksi-aksi kemanusiaan,”ungkapnya.
Melalui momentum ini, ia mengajak seluruh ASN untuk menunjukkan kepedulian dengan mendonorkan darah secara sukarela. Jika setiap ASN memiliki kesadaran untuk mendonor secara rutin, maka kebutuhan darah di Kabupaten Bulukumba akan lebih mudah terpenuhi.
Lebih lanjut, Andi Utta sapaan akrabnya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendonor darah sukarela yang selama ini konsisten berkontribusi dalam aksi kemanusiaan.
Sementara itu, salah seorang pendonor, Andi Ashadi, menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Bulukumba, Pemerintah Daerah, dan BAZNAS Bulukumba yang terus mendorong pelaksanaan kegiatan donor darah secara rutin.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan.
Melalui kolaborasi PMI Kabupaten Bulukumba bersama Pemerintah Daerah, BAZNAS Kabupaten Bulukumba, dan DPC Wahdah Islamiyah Ujung Bulu, kegiatan donor darah ini berhasil menghimpun sebanyak 115 kantong darah. Adapun peserta yang gagal atau tidak memenuhi persyaratan melakukan donor sebanyak 65 orang.
PMI Kabupaten Bulukumba berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semakin banyaknya pendonor darah sukarela, kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan di berbagai fasilitas kesehatan dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus memperkuat gerakan kemanusiaan di Kabupaten Bulukumba.(*)














