Widget Cuaca

CUACA HARI INI

Makassar
🌤
🌡 --°C
💨 -- km/j
💧 --%
Live Score Dunia

LIVE SCORE DUNIA

Premier League
Arsenal 2 - 1 Chelsea
72'
La Liga
Barcelona 1 - 0 Sevilla
55'
Serie A
Inter 0 - 0 Milan
31'
Bundesliga
Bayern 3 - 0 Dortmund
HT
SIDENRENG RAPPANG

Aksi Nyata Dandim 1420 Sidrap, Turun Langsung Bangun Tanggul Penahan Banjir

6
×

Aksi Nyata Dandim 1420 Sidrap, Turun Langsung Bangun Tanggul Penahan Banjir

Sebarkan artikel ini

Hbdpress.com, Sidrap – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (16/5/2026), mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu dan beberapa kawasan permukiman terdampak luapan air.

Wilayah yang terdampak di antaranya Kelurahan Arateng, Kelurahan Toddang Pulu, dan Kelurahan Baula. Untuk mencegah air semakin meluas ke permukiman warga, jajaran TNI bersama masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Kegiatan penanganan banjir tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1420 Sidrap, Letkol Infanteri Andi Zulhakim. Di tengah derasnya arus air dan kondisi medan yang cukup berat, Dandim bersama personel TNI turun langsung mengangkat karung pasir guna membangun tanggul darurat sebagai upaya menahan debit air agar tidak semakin meluas ke kawasan pemukiman warga.

Selain pembangunan tanggul sementara, personel TNI juga membantu membersihkan material lumpur dan memperkuat titik-titik rawan banjir untuk meminimalisir dampak yang lebih besar.

Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga karena dinilai sigap dan cepat dalam membantu penanganan bencana banjir. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses penanganan serta pemulihan kondisi di wilayah terdampak.

Dandim 1420 Sidrap mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan terus menjaga koordinasi dengan aparat setempat apabila terjadi peningkatan debit air.

Dengan kerja sama seluruh pihak, diharapkan kondisi di wilayah terdampak banjir dapat segera terkendali dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *