Widget Cuaca

CUACA HARI INI

Makassar
🌤
🌡 --°C
💨 -- km/j
💧 --%
Live Score Dunia

LIVE SCORE DUNIA

Premier League
Arsenal 2 - 1 Chelsea
72'
La Liga
Barcelona 1 - 0 Sevilla
55'
Serie A
Inter 0 - 0 Milan
31'
Bundesliga
Bayern 3 - 0 Dortmund
HT
SIDENRENG RAPPANG

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Kompak Bersihkan Saluran Irigasi di Sidrap

0
×

Cegah Banjir, Polisi dan Warga Kompak Bersihkan Saluran Irigasi di Sidrap

Sebarkan artikel ini

Hbdpress.com, Sidrap – Pasca banjir yang melanda Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sidrap bersama masyarakat dan stakeholder terkait bergerak cepat melakukan upaya pemulihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong membersihkan tumpukan sampah di saluran irigasi Kecamatan Amparita, Kabupaten Sidrap,Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan atas instruksi Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong. Personel Polres Sidrap bersama warga tampak kompak turun langsung membersihkan saluran irigasi dari tumpukan sampah dan material yang menyumbat aliran air.

Dengan semangat kebersamaan, proses pembersihan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sidrap Kompol Galigo Suryadi bersama personel gabungan yang bahu-membahu mengangkat sampah serta menata kembali saluran irigasi agar kembali berfungsi normal.

Dalam keterangannya, Kompol Galigo Suryadi mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu proses pemulihan pasca bencana. Melalui gotong royong ini, kami berharap dapat meringankan beban warga serta mempercepat normalisasi aktivitas masyarakat,” ujarnya

Ia juga mengapresiasi sinergi antara personel Kepolisian, Damkar, pemerintah setempat, BPD, dan masyarakat yang telah menunjukkan semangat kebersamaan serta kepedulian yang tinggi dalam menghadapi dampak banjir.

Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah rumah tangga ke saluran air yang dapat menyebabkan banjir, terutama di tengah tingginya curah hujan belakangan ini.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Jangan membuang sampah ke selokan atau saluran air karena dapat memicu terjadinya banjir,” tambahnya.

Kegiatan gotong royong tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi kunci utama dalam menghadapi serta memulihkan kondisi pasca bencana. Diharapkan, kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *