Widget Cuaca

CUACA HARI INI

Makassar
🌤
🌔 --°C
šŸ’Ø -- km/j
šŸ’§ --%
Live Score Dunia

LIVE SCORE DUNIA

Premier League
Arsenal 2 - 1 Chelsea
72'
La Liga
Barcelona 1 - 0 Sevilla
55'
Serie A
Inter 0 - 0 Milan
31'
Bundesliga
Bayern 3 - 0 Dortmund
HT
Blog

Luncurkan Sinergi Keuangan Inklusif Kolaborasi KNMP, Bupati Andi Utta Dorong Kesejahteraan Nelayan

0
×

Luncurkan Sinergi Keuangan Inklusif Kolaborasi KNMP, Bupati Andi Utta Dorong Kesejahteraan Nelayan

Sebarkan artikel ini

Bulukumba,- Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT BRI resmi meluncurkan program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan kolaborasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kamis, 7 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan KNMP Bentenge tersebut dihadiri Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi Keuangan, Perlindungan Konsumen, dan Perizinan Industri Jasa Keuangan OJK, Arif Machfoed, Kepala Dinas Perikanan Bulukumba, Thaiyeb Maningkasi, M.Si., Camat Ujung Bulu Andi Majnah, Lurah Bentenge H. Akmal serta Area Head BRI, Iman Indrawan, Pimpinan Cabang BRI Bulukumba Faried Novyanto, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan mockup inklusi keuangan oleh PT BRI kepada nasabah KUR yang diserahkan langsung oleh Bupati Bulukumba bersama jajaran OJK dan stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Andi Utta sapaan Bupati Bulukumba mengapresiasi kepada OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama seluruh pihak yang terus memberikan perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan di Kabupaten Bulukumba.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bulukumba memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 128 kilometer yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.

ā€œLaut bagi masyarakat Bulukumba merupakan sumber kehidupan, sumber ekonomi, dan identitas budaya masyarakat pesisir kita. Karena itu, sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah,ā€ ujar Andi Muchtar Ali Yusuf.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan program-program yang berpihak kepada nelayan, salah satunya melalui Program 1000 Rumpon dan Kolam Labuh yang terintegrasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih.

Menurutnya, program tersebut bertujuan membangun ekosistem ekonomi kelautan yang lebih produktif dan berkelanjutan sehingga nelayan lebih mudah menentukan titik penangkapan ikan, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan hasil tangkapan.

ā€œKita berharap melalui Program Rumpon ini, pendapatan masyarakat nelayan semakin meningkat, daya saing sektor perikanan semakin kuat, dan kesejahteraan keluarga pesisir dapat terus tumbuh dari waktu ke waktu,ā€ katanya.

Ia juga menekankan pentingnya akses layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat nelayan dan pelaku UMKM pesisir agar mampu mengembangkan usaha secara produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Area Head BRI, Iman Indrawan, menyampaikan komitmen BRI dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat Bulukumba melalui berbagai layanan perbankan dan pembiayaan usaha.

Ia mengungkapkan, saat ini BRI telah memiliki lebih dari 2.400 agen BRILink, sekitar 71 mesin EDC, dan lebih dari 6.400 layanan QRIS yang tersebar untuk mendukung transaksi masyarakat.

ā€œKami hadir untuk masyarakat Bulukumba. Selain produk simpanan dan tabungan, kami juga memiliki layanan pinjaman mulai dari kredit komersial, retail, mikro, hingga kredit usaha untuk membantu UMKM,ā€ ujarnya.

Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK OJK, Arif Machfoed, berharap program tersebut mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sehingga dapat memahami transaksi keuangan dengan baik dan terhindar dari praktik keuangan ilegal.

ā€œJangan sampai di kemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Penawaran jasa keuangan juga harus diperhatikan, pastikan memiliki izin dari OJK,ā€ tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap kolaborasi antara pemerintah, OJK, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat nelayan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.(*)

Luncurkan Sinergi Keuangan Inklusif Kolaborasi KNMP, Bupati Andi Utta Dorong Kesejahteraan Nelayan

Bulukumba,- Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT BRI resmi meluncurkan program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan kolaborasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kamis, 7 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan KNMP Bentenge tersebut dihadiri Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi Keuangan, Perlindungan Konsumen, dan Perizinan Industri Jasa Keuangan OJK, Arif Machfoed, Kepala Dinas Perikanan Bulukumba, Thaiyeb Maningkasi, M.Si., Camat Ujung Bulu Andi Majnah, Lurah Bentenge H. Akmal serta Area Head BRI, Iman Indrawan, Pimpinan Cabang BRI Bulukumba Faried Novyanto, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan mockup inklusi keuangan oleh PT BRI kepada nasabah KUR yang diserahkan langsung oleh Bupati Bulukumba bersama jajaran OJK dan stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Andi Utta sapaan Bupati Bulukumba mengapresiasi kepada OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama seluruh pihak yang terus memberikan perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan di Kabupaten Bulukumba.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bulukumba memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 128 kilometer yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.

ā€œLaut bagi masyarakat Bulukumba merupakan sumber kehidupan, sumber ekonomi, dan identitas budaya masyarakat pesisir kita. Karena itu, sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah,ā€ ujar Andi Muchtar Ali Yusuf.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan program-program yang berpihak kepada nelayan, salah satunya melalui Program 1000 Rumpon dan Kolam Labuh yang terintegrasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih.

Menurutnya, program tersebut bertujuan membangun ekosistem ekonomi kelautan yang lebih produktif dan berkelanjutan sehingga nelayan lebih mudah menentukan titik penangkapan ikan, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan hasil tangkapan.

ā€œKita berharap melalui Program Rumpon ini, pendapatan masyarakat nelayan semakin meningkat, daya saing sektor perikanan semakin kuat, dan kesejahteraan keluarga pesisir dapat terus tumbuh dari waktu ke waktu,ā€ katanya.

Ia juga menekankan pentingnya akses layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat nelayan dan pelaku UMKM pesisir agar mampu mengembangkan usaha secara produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Area Head BRI, Iman Indrawan, menyampaikan komitmen BRI dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat Bulukumba melalui berbagai layanan perbankan dan pembiayaan usaha.

Ia mengungkapkan, saat ini BRI telah memiliki lebih dari 2.400 agen BRILink, sekitar 71 mesin EDC, dan lebih dari 6.400 layanan QRIS yang tersebar untuk mendukung transaksi masyarakat.

ā€œKami hadir untuk masyarakat Bulukumba. Selain produk simpanan dan tabungan, kami juga memiliki layanan pinjaman mulai dari kredit komersial, retail, mikro, hingga kredit usaha untuk membantu UMKM,ā€ ujarnya.

Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK OJK, Arif Machfoed, berharap program tersebut mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sehingga dapat memahami transaksi keuangan dengan baik dan terhindar dari praktik keuangan ilegal.

ā€œJangan sampai di kemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Penawaran jasa keuangan juga harus diperhatikan, pastikan memiliki izin dari OJK,ā€ tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap kolaborasi antara pemerintah, OJK, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat nelayan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *